Cuplikan Chapter ini
Begini katanya pak Dirgantara nitip minta dibawain selimut warna coklat yang ada di dalam lemari Katanya di sana udaranya sangat dingin Kebetulan saya mau pergi ke asrama satu jadi sekalian saya bawain Mbak jawab pria paruh baya berseragam itu dengan wajah tenang Seketika Alina menghela nafas kasar Dia tidak menyangka pria paruh baya itu benar-benar membuatnya jantungan Ya ampun Pak Saya kira ada kabar apa ternyata hanya sebuah selimu Kalau begitu bapak tunggu sebentar di sini