Cuplikan Chapter ini
Wanita paruh baya itu spontan menampar pipi mulus milik Alina Selama ini wanita cantik itu tidak pernah mendapatkan kata-kata kasar apalagi tamparan Tanpa banyak bicara lagi Alina langsung pergi meninggalkan sang ibu mertua menuju kamarAlina Na Aduh bagaimana ini Kenapa aku kebablasan memukul anak orang sih Apalagi dia juga menantu pilihanku Kenapa akhir-akhir ini aku banyak bicara Apa karena aku sedang banyak pikiran karena Abimanyu ingin menikahi janda gerutu wanita paruh