Cuplikan Chapter ini
Satu bulan setelah persidangan mediasi yang menegangkan itu hari yang paling dinanti oleh Nara akhirnya tiba Ruang sidang Pengadilan Agama kembali dipenuhi oleh atmosfer formalitas hukum namun bagi Nara ruangan dengan dominasi dua warna putih dan hijau ini terasa seperti sebuah gerbang menuju dunia baru yang cerahDamar tidak hadir dalam persidangan pembacaan putusan ini lelaki itu tampaknya memilih kabur dari kenyataan setelah tahu bahwa seluruh kedok kekerasannya terhadap istrinya tela