Cuplikan Chapter ini
Erwin membaca ulang pesan WhatsApp ituTeman tapi mesra juga nggak apa-apa MasUntuk beberapa saat ia hanya menatap layar ponselnya tanpa berkedipKemudian ia mengernyitkan dahiTeman tapi mesra gumamnya pelanIa meletakkan ponsel di atas meja lalu menyandarkan punggung ke sofaHTS-an gituErwin menggaruk kepalanya yang sama sekali tidak gatalIni serius apa bercanda sihIa kembali membuka ruang obrolan dengan Mariana Dibacanya lagi percakapan mereka sejak beberapa minggu terakhirTidak