Cuplikan Chapter ini
Alangkah kagetnya Santo saat dirinya mendapatkan kejadian seperti sekarang ini Di saat ia seharusnya menerima kekuatan dari seorang perempuan yang ia cintai nyatanya hari ini dalam satu kunjungan ke Rutan Salemba Mariana datang hanya untuk menyampaikan kata putusMar ujar Santo menggigit bibir bawahnya kenapa harus begini Kenapa mendadak minta putus Aku lagi kayak gini juga Tega kamu MarMariana tak menjawab Ia hanya menundukkan kepala dan menitikkan air mata Aku berat Mar kata