Cuplikan Chapter ini
Erwin baru saja memarkir mobilnya di basement apartemen ketika langit Tangerang mulai berubah jingga Hari itu terasa panjang Dari bertemu Santo yang tak henti-hentinya menawarkan bisnis kelapa sawit sampai mendengarkan cerita Anton dan Andri tentang cinta pertama yang tak pernah benar-benar hilang dari ingatanIa menghela napasCapek juga yaNamun alih-alih langsung naik ke unitnya di lantai dua belas Erwin memilih mampir dulu ke lounge apartemen Tempat itu cukup nyaman Ada sofa empu