Cuplikan Chapter ini
Cahaya di langit semakin terang Tirai hijau itu bergerak lebih cepat seperti ombak yang membentur pantai tak terlihatDalam momen itu waktu terasa berhentiMappitajang merasakan detak jantungnya berubah Ada kehangatan yang tak berasal dari api atau matahariKirra menatapnyaTak ada kata-kata Tak ada permintaanHanya kejujuran di matanyaUntuk sesaat ia hampir lupaHampir lupa pada puncak Bulla Bulla yang mencairHampir lupa pada istana BulukumpaHampir lupa pada Tenripada yang menunggu