Cuplikan Chapter ini
Maka perjalanan itu dimulai tanpa bunyi tambur dan tanpa pekik perpisahanPagi itu ketika sebagian besar awak telah turun ke air dangkal untuk mengangkat teripang dari dasar laut Mappitajang dan tim kecilnya berdiri di bawah naungan pohon kayu putih di tepi perkampungan Angin dari teluk membawa bau asin yang samarUpacara itu sederhananyaris tak terlihat bagi mereka yang tak tahuHanya Daeng Rabaning dan Daeng Sila yang hadir dari pihak armada Kepala suku Yolngu berdiri menghadap timur