Cuplikan Chapter ini
BAB dua puluh satu bidak takdirHidup senang dan susah sudah menjadi garis yang dikehendaki-NyaTak perlu ada penyesalan tak perlu ada prasangka buruk Semua akan berjalan sesuai kemauan-NyaManusia hanya menjadi bidak yang harus siap mengikuti aturan-NyaHari yang tidak ditunggu-tunggunya tiba juga Hari yang tidak siap disapanya Pagi kelam dalam hidupnya Mamak Ningsih akan kembali ke Rumah Sakit Menemui dokter di laboratorium Mengambil hasil diagnosanya Ia akan pergi setelah sem