Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
46. EXT. BUKIT JARIAN. TEMPAT UPACARA SEBA. NIGHT
MBAH JAYAPERKASA dan SYEH QURO bermunculan. Mereka langsung menghaturkan sembah.
DUARRR..!! Tiba-tiba NYAI ORAY melancarkan serangan. JAYADEWATA, MBAH JAYAPERKASA dan SYEH QURO serempak bersalto ke udara. Hingga serangan NYAI ORAY pun mengenai tempat kosong dan meledakkan tempat itu. NYAI ORAY menyusul dengan serangan lain menuju JAYADEWATA.
PARA PENGIKUT NYAI ORAY serempak bangkit. Berlari menyerang MBAH JAYAPERKASA dan SYEH QURO. Pertempuran pun pecah. JAYADEWATA menghentikan serangan NYAI ORAY. Sementara MBAH JAYAPERKASA, SYEH QURO dan KI TABLO yang berubah menajdi manusia menghadapi PARA PENGIKUT NYAI ORAY. TENSION BUILDS UP.
CUT TO
47. EXT. BUKIT JARIAN. TEMPAT UPACARA SEBA. SUDUT JAYADEWATA. NIGHT
NYAI ORAY yang murka menggempur JAYADEWATA dengan jurus-jurus andalannya. JAYADEWATA meladeninya dengan santai. Sambil melancarkan serangan, NYAI ORAY teriak untuk melemahkan semangat lawan.
DUARR..!! NYAI ORAY memukulkan tongkatnya ke tanah. Hingga memunculkan semburan api. Lantas menggerakkan api itu menghantam JAYADEWATA. Namun JAYADEWATA menyambutnya dengan jurus BANYU GENI. Dia membuat gerakan jurus dan muncullah semburan air dari sela-sela jemarinya. Membuat NYAI ORAY basah kuyup dan beralih jurus lain.
NYAI ORAY bersalto ke udara. Tubuhnya meliuk seperti baling-baling. Kemudian meluncur menerjang JAYADEWATA. TENSION BUILDS UP.
PARALEL CUT TO
48. EXT. BUKIT JARIAN. TEMPAT UPACARA SEBA. SUDUT MBAH JAYAPERKASA. NIGHT
MBAH JAYAPERKASA menghadapi PEMIMPIN PASUKAN NYAI ORAY. Keudanya terlibat pertempuran sengit. MBAH JAYAPERKASA berusaha menyadarkan PEMIMPIN PASUKAN NYAI ORAY.
PENGIKUT LAIN menyerbu. Mengurung MBAH JAYAPERKASA dari berbagai arah. Mereka melontarkan rantai berbandul tengkorak ke arah MBAH JAYAPERKASA. Mereka membentuk formasi ALAP-ALAP memburu mangsa. Sementara MBAH JAYAPERKASA dengan gesit bersalto ke udara dan melompat sana sini menghindari serangan. Rantai-rantai mereka saling beradu membuat suara bising.
DUARR..! DUARRR..! Pukulan balik dihentakkan MBAH JAYAPERKASA ke arah lawan. Membuat PASUKAN NYAI ORAY berjumpalitan ke berbagai arah dan mengerang kesakitan. Namun mereka kembali bangkit dan menyerang MBAH JAYAPERKASA. TENSION BUILDS UP.
PARALEL CUT TO
49. EXT. BUKIT JARIAN. TEMPAT UPACARA SEBA. SUDUT SYEH QURO. NIGHT
Belasan PENGIRING NYAI ORAY yang tadi ikut menari berlompatan menyerang SYEH QURO. Mereka melemparkan selendang-selendang mereka menyerang SYEH QURO. Ternyata selendang-selendang itu bisa berubah memanjang dan menghentak keras sekuat gada. DUARR..!! DUARR..! Pukulan selendang yang menghantam tempat kosong membuat ledakan menggelegar. Sambil menghindari serangan, SYEH QURO berusaha menyadarkan PENGIRING NYAI ORAY.
Serangan PARA PENGIRING terus berlanjut. Mereka meluncur membentuk formasi kincir. Dengan selendang yang dilontarkan menuju SYEH QURO. Namun SYEH QURO meraih ujung-ujung selendang mereka bersamaan. Lantas menariknya ke udara. Membuat tubuh-tubuh PARA PENGIRING berhamburan ke udara. SYEH QURO memutar-mutarnya. Teriakan demi teriakan PARA PENGIRING menggema diseantero langit. TENSION BUILDS UP.
CUT TO
50. EXT. BUKIT JARIAN. TEMPAT UPACARA SEBA. ALTAR. NIGHT
GENDIS terbaring di altar. Dia menyaksikan pertempuran yang tengah berlangsung. Kobaran semangatnya muncul tiba-tiba.
GENDIS menggeser-geser tubuhnya mencari pinggir batu yang runcing. Dengan tergesa dia menggesek-gesekkan tali yang mengikatnya ke batu runcing itu.
Beberapa jenak berusaha. Keringat membanjir disekujur tubuhnya. Hingga akhirnya, BRAYY..!! Tali pun terurai. GENDIS tersentak senang.
Namun GREPP..!! Sebuah tangan menyergapnya dari belakang. Membuat GENDIS terkulai seketika. TENSION BUILDS UP.
CUT TO
51. EXT. BUKIT JARIAN. TEMPAT UPACARA SEBA. NIGHT
DUARRR..!! Serangan pamungkas JAYADEWATA berhasil memukul NYAI ORAY. Hingga membuat tubuh NYAI ORAY terlempar ke udara. JAYADEWATA mengejarnya dengan serangan. Namun NYAI ORAY kabur.
Tawa khas NYAI ORAY yang menyeramkan menggema ke seantero jagat. Semua PASUKAN dan PENGIRINGnyapun lenyap seketika. Suasana tempat itu senyap dalam sekejap. SYEH QURO, MBAH JAYAPERKASA dan JAYADEWATA berlarian menuju altar. Mereka kaget karena GENDIS tidak ada di altar.
ZOOM IN TO CU : wajah-wajah kecewa JAYADEWATA, MBAH JAYAPERKASA dan SYEH QURO.
FREEZE BERSAMBUNG KE EPISODE 2