Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
NYAI ORAY
Suka
Favorit
Bagikan
8. SCENE 36-40
Skrip ini masih diperiksa oleh kurator

36. EXT. PADEPOKAN SYEH QURO. NIGHT

Sementara itu, WARA SEPUH bersalto ke udara. Meluncur menerjang PEMIMPIN PASUKAN NYAI ORAY. Keduanya terlibat pertempuran sengit. WARA SEPUH yang tidak konsentrasi karena mengingat bangunan yang terbakar, akhirnya terdesak. Dia hampir terkena sabetan rantai tengkorak. Untungnya BUJANG MANIK muncul dengan sabetan pedangnya. TRANGGGG..!! Rantai tengkorak beradu dengan sabetan pedang BUJANG MANIK.

BUJANG MANIK (Pada WARA SEPUH)
Bantu temanmu yang lain.. Biar aku yang ambil alih..!!
WARA SEPUH
Iya Kakang..
PEMIMPIN PASUKAN
Kurang ajarr..!! Lagi-lagi kamu mengacaukan urusanku..!! HIYAAAA..!

PEMIMPIN PASUKAN membuat jurus dan menerjang BUJANG MANIK. Keduanya FIGHT seru. Sementara WARA SEPUH menghadapi PASUKAN NYAI ORAY yang lain. Pertempuran terbagi beberapa kelompok. BUJANG MANIK vs PEMIMPIN PASUKAN NYAI ORAY, WARA SEPUH dan MURID-MURID vs PASUKAN NYAI ORAY, juga MURID-MURID yang bertempur melawan api yang harus dipadamkan.

CUT TO

37. EXT. PADEPOKAN SYEH QURO. NIGHT

GENDIS berlari dikejar PASUKAN 1. ABHIPRAMANA muncul dan menghadang. PASUKAN 1 menghentikan langkah dan tertawa.

PASUKAN 1
Minggir kau anak kecil..!!

ABHIPRAMANA tidak gentar. Malah melancarkan serangan. PASUKAN 1 meladeninya tak serius. Hingga BUGGHH..! Pukulan jarak jauh ABHIPRAMANA mengenai dada PASUKAN 1. Membuat PASUKAN 1 sadar kalau ABHIPRAMANA punya ilmu kanuragan cukup tinggi. Dia berusaha bangkit sambil meringis.

PASUKAN 1
Kurang ajar..!! Kamu mau main-main denganku.. Bocah nakal..!
ABHIPRAMANA
Jangan sentuh CEUCEU.. kalau tidak mau berhadapan denganku..!!

ABHIPRAMANA berdiri melindungi GENDIS yang ketakutan dibelakangnya.

GENDIS
Hati-hati ABHI.. Dia sangat sakti..!
ABHIPRAMANA
CEUCEU jangan cemas..!! Kebenaran akan menang..!!
PASUKAN 1
Kurang ajar..!!

PASUKAN 1 melompat menerjang ABHIPRAMANA. Namun ABHIPRAMANA gesit berkelit. Keduanya FIGHT SERU.

CUT TO

 

38. EXT. JALAN MENUJU PADEPOKAN. NIGHT

MBAH JAYAPERKASA dan SYEH QURO memacu kudanya menuju Padepokan. Namun keduanya kaget melihat api membumbung tinggi dibalik bukit nun jauh di seberang mereka.

SYEH QURO
Gawat..!! Kita terlambat KAKANG..!! Murid-muridku dalam bahaya..!!
MBAH JAYAPERKASA
Gunakan Ajian MALIH BUMI-mu Rayii... Ini situasi mendesak..
SYEH QURO
Baik KAKANG..!!

SYEH QURO dan MBAH JAYAPERKASA melompat dari atas kuda mereka. Sosok keduanya dalam sekejap menghilang. Sementara kuda-kuda mereka tetap melaju kencang. TENSION BUILDS UP.

CUT TO

39. EXT. PADEPOKAN SYEH QURO. HALAMAN. NIGHT

BRUKK..!! ABHIPRAMANA roboh ke tanah. Dihantam pukulan jarak jauh PASUKAN 1. Teriakan kesakitan ABHIPRAMANA menggema ke langit. GENDIS teriak histeris memburunya.

ABHIPRAMANA
AAAAAAAAAAAAAAAAA..!!
GENDIS
ABHIIIIII..!!
ABHIPRAMANA
Lari CEUU.. Lariii..!! Cari KAKANG SEPUHH..!!

GENDIS berlari. PASUKAN 1 mengejarnya. Namun dalam satu gerakan tak kasat mata, PASUKAN satu melayang terbang menerjang GENDIS. Menghela tubuhnya. Lantas terbang meninggalkan tempat itu. GENDIS teriak histeris.

GENDIS
Toloooooonggggggggg..!!!!

PASUKAN 1 membuat suitan cukup keras sebagai tanda pada teman-temannya untuk segera pergi.  

CUT TO

40. EXT. PADEPOKAN SYEH QURO. NIGHT

PASUKAN NYAI ORAY berloncatan menghilang di kegelapan. BUJANG MANIK dan WARA SEPUH yang tengah berhadapan dengan lawan masing-masing terhenyak. BUJANG MANIK melompat menuju kudanya.

BUJANG MANIK
Aku susul mereka..!!
WARA SEPUH
Aku ikut..!!

BUJANG MANIK memacu kudanya. WARA SEPUH hendak menyusul. Namun SYEH QURO dan MBAH JAYAPERKASA muncul dari kegelapan dan menjejakkan kakinya dihadapan WARA SEPUH.

SYEH QURO
Apa yang sebenarnya terjadi WARA..?
WARA SEPUH
Maaf Kangjeng GURU.. Kami lengah.. PASUKAN NYAI ORAY menyerang Padepokan kita karena ingin membawa Perawan seba..!!

SYEH QURO dan MBAH JAYAPERKASA tersentak kaget.

MBAH JAYAPERKASA
Perawan seba..? Mengapa Perawan Seba bisa ada di Padepokan..? Bukankah kehadiran perempuan, apalagi seorang perawan merupakan tabu di tempat ini..?
WARA SEPUH
Benar kangjeng.. Adik Kami ABHIPRAMANA, tak sengaja menemukan Perawan seba di hutan. Dia menyembunyikannya di Leuit.. Kami baru mengetahuinya siang tadi..
SYEH QURO
Ternyata benar firasatku..
MBAH JAYAPERKASA
Jejak Perawan Seba sudah kita temukan Rayi.. Mari kita kejar..! Jangan buang-buang waktu..
SYEH QURO
Baik KAKANG.. (Pada WARA SEPUH) Kamu susul saya bersama MURID lain.
WARA SEPUH
Baik Kangjeng GURU..

MBAH JAYAPERKASA dan SYEH QURO berlompatan pergi. Begitu juga dengan WARA SEPUH dan beberapa murid lain. Sosok mereka menghilang di kegelapan malam.

DISSOLVE TO


Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)