Cuplikan Chapter ini
BAB 22Bekas LukaMalam kecelakaan itu sebenarnya dimulai seperti malam-malam biasa bagi Angkasa Ia masih berada di ruang rapat Fakultas Hukum ketika ponselnya beberapa kali bergetar Nama Morana muncul di layar tetapi hanya sesaat karena sebelum sempat ia membalas panggilan itu sudah terputus Angkasa tidak terlalu memikirkannya Ia mengira Morana tidak sengaja menekan tombol panggil atau mungkin hanya masalah sinyal Sekitar empat puluh menit kemudian ponselnya kembali bergetar Kali i