Cuplikan Chapter ini
Tuan Nyonya besar mau datang Suasana di dalam ruangan CEO mendadak beku Ken menatap pesan yang baru saja dikirim Bi Imah ke ponselnya Wajahnya datar namun otaknya sedang berpikirAlsava masih duduk di atas meja Jantungnya deg-degan Tadi dia hampir keceplosan ketawa karena salah paham Ken kembali menatapnya Kali ini lebih dalam bahkan Jari telunjuknya masih di bibir Alsava mengusap lembut sedikit menekanLakukan Ulang Ken Suaranya rendah Panggil aku suami sekali lagi Disin