Cuplikan Chapter ini
Ruang meeting divisi marketing Jam 1702 AC dingin tapi suasana panas Alsava berdiri di depan para karyawan tanpa projector hanya dia dan 6 nota closing di tangan Bau keringat plus debu lapangan masih nempel di blazernyaSemua kepala nunduk Pak Darto dan kepala divisi Bu Rini duduk paling depan memasang wajah merah padam antara malu kalah telak dan rasa kesal karena merasa terkalahkanGimana penjualan bakal berubah kalau pola pikirnya kej kalian semua Suara Alsava datar bukan t