Cuplikan Chapter ini
Ibunya mendadak menelepon. Iyus gelagapan. Ia harus menjawab apa?Halo, Iyus, kamu sudah ke kampusnya?Iyus agak lama menjawab. Ia menarik nafas dulu sebelum menjawab dengan sebisa mungkin tidak terdengar gugup. Jawab Iyus, Sudah, Ma, aku sudah beli.Oh, baguslah. Sekarang kamu di mana?Di mal. Lagi makan siang dulu. Lapar.Oh, ya udah, udah.Untuk kali pertama Iyus membohongi ibu kandungnya. Andai saja ia bisa mengendalikan hasratnya. Nanti, ke depannya, bagaimana? Pasti kelak ibunya akan bertanya...