Cuplikan Chapter ini
Keheningan yang dingin telah menggantikan gema ketegangan di dalam rumah Beberapa menit setelah pintu kamar Melati terkunci Ayu mendapati putrinya meringkuk di sudut kasur Jejak air mata yang sudah mengering masih terlihat di pipi Melodi dan napasnya sesekali masih tersendat akibat isakan yang ditahanAyu mengetuk pintu kamar Melodi perlahan memberikan jeda singkat lalu masuk tanpa menunggu jawaban Dia menutup pintu tanpa suara Melihat punggung Melodi yang kecil dan rapuh Ayu meras