Cuplikan Chapter ini
Cahaya matahari menyusup masuk melalui jendela kaca patri kecil di sudut loteng menciptakan garis-garis emas yang menembus kepekatan debu Partikel-partikel kecil menari-nari dalam kolom cahaya itu seperti kunang-kunang yang terperangkap dalam kapsul waktu Melodi berdiri mematung di tengah ruangan jemarinya mencengkeram erat gagang sapu lidi layaknya sebuah tombak pelindungsatu-satunya senjata yang dia punya untuk menghadapi hantu-hantu dari masa lalu yang mungkin bersembunyi di balik t