Cuplikan Chapter ini
Andraw terbangun perlahan kesadarannya merembes pelan seiring heningnya malam Matanya masih terasa berat namun ia memaksakan diri bergerak sedikit menoleh ke arah jam dinding di sisi ranjang Cahaya remang dari lampu tidur menyinari angka-angkanya samar 0317 Ia mengembuskan napas pelan mengusap wajahnya dengan satu tangan untuk mengusir sisa kantuk Dan tepat saat ia hendak kembali memejamkan mata tubuhnya menegang pelan Ada seseorang di pelukannya Yeri Istrinya tertidur pulas di