Cuplikan Chapter ini
Yeri membawa putranya yang telah tertidur pulas dalam gendongannya menuju kamar yang ia tempati bersama sang suamiLangkahnya begitu pelan setiap kali melewati ambang pintu khawatir gerakan sekecil apa pun akan membangunkan bayi mungilnya yang berada dalam pelukannyaDan ketika ia sampai di kamarnya dan masuk Dirinya lalu tertuju pada Ranjang dirinya dan suami berdiri di samping ranjang dan kini sedikit membungkukkan tubuh Dengan kedua tangan yang menopang kepala dan punggung putranya ia