Cuplikan Chapter ini
Angin malam berhembus kencang membawa suara bisikan yang kini terdengar lebih jelas di kepala Raiyan Setelah ledakan energi yang menghancurkan segel sihir para penyihir tubuhnya masih gemetar Bukan karena kelelahantetapi karena perubahan yang kini tak bisa ia hentikanIa melihat telapak tangannya yang kini diwarnai pola hitam seperti akar kegelapan yang menjalar di bawah kulitnya Mata kanannya berdenyut dan ketika ia menatap bayangannya di genangan air ia melihat iris matanya berubah