Cuplikan Chapter ini
Udara malam tidak mampu menyurutkan keringat yang bercucuran di dahi Ramji begitu juga AC mobilnya Tangannya mencengkeram kemudi dengan erat sedangkan kakinya menginjak pedal gas dalam-dalam Lalu lintas yang padat merayap membuatnya berkali-kali memukul klakson dan bersumpah serapah kepada pengemudi di depannya Sebisa mungkin ia berkelit diantara kendaraan-kendaraan memanfaatkan celah meski itu harus menyenggol body mobil lain atau menerobos lampu merah Sesekali ia menoleh ke belakang d