Cuplikan Chapter ini
Kakinya hampir tidak tahan menopang tubuhnya sendiri Langkahnya lunglai dan terseok-seok tatapannya kosong tak berarti Ia seperti hidup tapi tak hidup Seperti sesuatu telah merenggut seluruh tenaganya dan ia sama sekali tidak mengerti perasaan kosong yang menyelimuti hatinya Tidak ada harapan Ia enggan lagi menunggu dan membuat dirinya sendiri kecewa karena sosok itu tidak datang Ia tertunduk sambil berusaha menyelesaikan pekerjaan terakhirnya hari ini Butuh usaha lebih keras dibandi