Cuplikan Chapter ini
Judul Surat Terakhir Untuk Een Penulis Rana Kurniawan PenutupPagi itu langit Kadubana bersihMatahari bersinar lembut dan udara membawa aroma rumput yang basah setelah hujan semalamDi halaman rumah kecilnya Rana Kurniawan duduk di kursi kayu mengenakan kemeja putih dan senyum yang tenangHari ini adalah hari pernikahannyaDi ruang tamu para tamu sudah mulai berdatanganBunga-bunga melati menggantung di pintu dan suara gamelan lembut terdengar di kejauhanRana menatap cermin buk