Cuplikan Chapter ini
Judul Masih Hafal Caramu Tersenyum Penulis Rana Kurniawan Malam itu hujan turun pelan-pelan Butirannya menetes di atap rumah Rana menciptakan suara yang menenangkan sekaligus menyesakkanDi antara suara hujan itu Rana duduk sendirian di depan jendela kamarKopi di tangannya sudah dingin tapi pikirannya justru berkecamuk penuh kenangan yang datang silih berganti semuanya tentang EenSudah bertahun-tahun waktu berlalu sejak terakhir kali mereka berbicaraNamun di hati Rana bayangan