Cuplikan Chapter ini
Judul Ketika Doa Menemukan Jalan Pulang Penulis Rana Kurniawan Hujan turun pelan di Kadubana sore ituTidak deras hanya rintik lembut yang menimpa daun-daun mangga di depan bengkel RanaIa duduk di kursi kayu memandangi jalanan yang basah sambil menyeruput kopi hangatSudah hampir delapan bulan sejak surat terakhir dari Alya datangSejak saat itu tidak ada lagi kabar baruNamun entah mengapa Rana selalu percaya bahwa doa yang tulus tak pernah hilang arah Kalau memang takdir masih