Cuplikan Chapter ini
Sepasang tangan berkulit sawo matang bergerak ritmis mencabuti rumput liar yang menyelimuti gundukan tanah Dengan lutut ditekuk dalam posisi lampah ndhodhok lelaki tua itu beringsut perlahan mengumpulkan helaian hijau yang kian meninggi hingga menyerupai bukit kecil Di dekatnya sebuah cangkul tertancap membisu Bayangannya memanjang di bawah sengatan terik matahari Ketika rumput terakhir tercerabut jemarinya tertegun Sebongkah batu kali seukuran kepala balita menyembul dari balik tan