Cuplikan Chapter ini
Segara segera bergerak Begitu menyadari Lamela jongkok menangis sesenggukan dia memapah istrinya Wajahnya panik Jemarinya yang gemetar mencengkeram lembut pundak Lamela berusaha menyalurkan kekuatan yang dia sendiri hampir kehabisanAyo Sayang berdiri dulu Kita masuk bisik Segara Suaranya serak bergetar oleh kecemasanUsman pun segera tanggap Dengan lambaian tangan yang tegas dia mengarahkan mereka berdua untuk masuk ke dalam satu kamar di rumah besar berpagar bambu biru itu S