Cuplikan Chapter ini
Kediaman Keluarga Pak DhaniMalam kian larut namun ketenangan tak kunjung singgah di kediaman Pak Dhani Maira terkulai lemah dengan demam tinggi yang membakar tubuhnya Bu Ai tampak kewalahan ia berulang kali mondar-mandir mengganti air kompresan karena kain handuk yang diletakkan di dahi Maira cepat sekali mengering terserap oleh suhu tubuh Maira yang panasnya bukan main Meski telah dikompres berkali-kali panas itu seolah enggan beranjakHusain bagaimana dengan Bapak tanya Bu Ai denga