Cuplikan Chapter ini
Waktu telah menunjukkan pukul dua belas siang menandakan saatnya jeda istirahat tiba Aliah mengerang pelan sembari menggeliat berusaha merenggangkan otot-ototnya yang terasa kaku setelah berjam-jam terpaku di depan monitorAkhirnya waktu yang dinanti tiba seru Delnan dengan nada penuh sukacita Ia segera merapikan tumpukan berkas di atas mejanya yang nampak berantakan seperti kapal pecahKe kantin yuk Perutku sudah melakukan orkestra sejak tadi ajak Aliah dengan semangat yang menggebu