Cuplikan Chapter ini
Sore itu langit Bandung melukiskan gradasi jingga yang melankolis memantulkan pendar hangat pada kaca jendela ruang tamu Dapur Asti Aroma melati dari teh yang baru saja diseduh Bu Asti memenuhi ruangan menciptakan suasana yang seharusnya tenang namun bagi Rinda ada getaran halus yang membuat jemarinya sedikit dinginDi sofa kayu yang kokoh duduklah Rahma Wajahnya yang dulu sering terlihat kuyu oleh uap bubur kini tampak lebih segar ada rona kebahagiaan yang tulus terpancar dari matan