Cuplikan Chapter ini
Waktu berlalu dengan cepat seperti kereta melaju tanpa hambatan kecuali di setiap stasiun untuk mengangkut penumpang Hidup terkadang tidak masuk akal disaat kita ingin cepat waktu berjalan lambat begitupun sebaliknya Hanya satu hal yang bisa dilakukan manusia memasrahkan kepada Tuhan atas segala usaha yang sudah diperjuangkanSetelah menerima WA dari Diana Ari mengakhiri sesi konsultasi dengan kedua sahabatnya dan pamit untuk mencari persiapan untuk lamaran Alfaro berjanji besok