Cuplikan Chapter ini
Keesokan harinya tepat di hari terakhir Ramadhan Ustad Rizki menatap layar telepon dengan wajah tegang Jari-jarinya gemetar saat menekan tombol panggil Semalam ia hanya mengirim pesan singkat kepada IPDA Arjuna dan sampai sekarang belum di balasNafasnya tersengal campuran cemas dan khawatir Ia harus segera memastikan keadaan keluarganya Yudi otak dari penyerangan ini sudah diikat dalam keadaan babak belurIPDA Arjuna ini Ustad Rizki Pesantren kami diserang lagi Anak-anak dan kelu