Cuplikan Chapter ini
Tak ada hal aneh pagi itu di hari kedua di rumah baru Raka bangun tetap sebelum Subuh dan ada niat untuk bangunkan Sundari Tapi melihat kondisi istrinya yang tampak seperti orang mati kelelahan dia tak tegaSetelah Subuh Raka bersiap untuk berangkat kerja lebih pagi Jarak antara rumah dan kantor sekarang semakin jauh apalagi ini hari senin dia tak mau terlambatSetelah rapi Raka mendekati Sundari yang masih terbaring tidur menyamping ke arah dalam ranjangKecupan lembut bermakna kas