Cuplikan Chapter ini
Hujan turun mendadakseolah langit Orion jenuh memikul beban pikir manusia Butiran air jatuh seperti pecahan ingatan yang enggan menyatu membentur atap logam dan trotoar bercahaya membentuk simfoni sendu yang tak pernah ditulis oleh komposer manapunPetir menyambar di kejauhan dan dentuman halilintar menggema seperti gema pertanyaan yang tak kunjung menemukan jawab Di dalam sebuah kedai kopi kecil di sudut Distrik Ethelium dua pria duduk dalam diam Satu tenggelam dalam pikirannya sa