Cuplikan Chapter ini
Hari-hari berlalu tanpa banyak kejutan Tapi di dalam sunyinya ada sesuatu yang mulai berubah dalam diri EgiIa masih datang ke Kopitaloka setiap hari masih membuat kopi masih menyapu lantai dan mengelap meja Tapi kini gerakannya sedikit lebih hidup Matanya tidak lagi kosong Ada bara kecil yang menyala di dalam dadanya menghangatkan langkah-langkahnya yang dulu beratBukan karena rasa sakitnya hilang Tidak Luka itu tetap ada seperti bekas luka di kulit yang tak bisa sepenuhnya puda