Cuplikan Chapter ini
Lorong bawah tanah itu sepi dingin dan memanjang seperti tidak berujung Setiap langkah Jinni menimbulkan gema pelan yang membuat jantungnya berdebar lebih cepat Juno berada di depan memegang senter kecil sementara Jinni berjalan di belakangnya sambil menggenggam tabung formula terakhir peninggalan kakeknyaSetelah hampir satu jam berjalan keduanya tiba di sebuah pintu baja besar yang tertanam dalam dinding tanah Juno mengetuknya tiga kali ritme khususPintu itu perlahan terbukaDan J