Cuplikan Chapter ini
Widya tidak langsung menyadari kapan perasaan itu berubahAwalnya hanya berupa rasa tidak nyaman yang datang dan pergiseperti angin sore yang dingin menyentuh tengkuk lalu menghilang sebelum sempat dipikirkan Ia mengira itu lelah Atau stres menjelang wisuda Atau mungkin sekadar perubahan suasana hati yang wajar dialami siapa pun di usianyaNamun pagi itu saat ia berdiri di depan cermin kamar mandi menyisir rambut sambil menatap pantulan wajahnya sendiri Widya tahu ada sesuatu yang ber