Cuplikan Chapter ini
Atmosfer di meja kayu Kafe Kopi amp Pinus mendadak merosot hingga ke titik bekuKenan memajukan tubuhnya menumpukan kedua lengannya di atas meja Tatapan matanya yang sangat tajam terkunci lurus pada noktah warna cokelat pekat yang menempel tipis di sudut bawah lukisan KopiPahit lalu berganti menatap pen stylus tablet milik Mika yang mencuat keluar dari saku depan ranselnyaWarna cokelat eksa-desimal 3D2314 gumam Kenan pelan suaranya terdengar seperti seorang jaksa penuntut umum yang