Cuplikan Chapter ini
Di puncak Menara Pusat keheningan terasa lebih menyesakkan daripada derumesin perang di luar Vorn Killian berdiri mematung di hadapan jendela kacaraksasa yang memperlihatkan panorama galaksi yang dingin Namun matanyatidak sedang melihat bintang Ia sedang melihat bayangan masa lalu yangmembusuk di sudut matanya bayangan Gorgon putranya yang jasadnya pulangdalam keadaan hancur sebuah piala rusak dari kekalahan yang memalukanVorn menyentuh permukaan meja holografik dengan tangan yang g