Cuplikan Chapter ini
Holden keluar dari tenda perlahan menyingkap kain penutup yang sudah mulai rapuh Udara pagi menyentuh wajahnya dengan dingin yang kering bau logam terbakar masih tertinggal meski sudah berhari-hari sejak ledakan terakhir Ia berhenti sejenak di ambang tenda membiarkan matanya menyesuaikan diriDi hadapanya reruntuhan kota terbentang tanpa bentuk yang jelas Gedung-gedung runtuh saling bertumpuk meninggalkan celah-celah sempit yang dipenuhi bayangan Jalanan yang dulu rata kini terbe