Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
D 1 AM
1
Suka
8,219
Dibaca

D 1 AM. Pelat nomor mobil itu kutilik-tilik hingga wajahku menjorok pada pantatnya. Saya sudah sering berjalan melintasi tanah lapang ini. Sudah sering pula saya melihat rongsokan mobil itu teronggok di pinggir tanah lapang ketika mengendarai mobil, motor, maupun berlari pada saat pagi hari, beberapa bulan belakangan ini. Namun baru kali ini saya melihat dan tahu bahwa pantat mobil rongsokan itu berpelat D 1 AM.

"Hei! Sampai sebegitunya melihat pantat," kata Wawan yang membikin kepala saya tarik kemb...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
D 1 AM
Andriyana
Cerpen
Bronze
Kertas Balas Kertas
Omius
Cerpen
Bronze
Pelajaran Menulis Cita-Cita
Nana Sastrawan
Cerpen
JANGKA JAZ
Kiki Isbianto
Cerpen
Serupa Daun-daun
Galang Gelar Taqwa
Cerpen
Bronze
Terlalu Baik
Dhimas Prasetya Nugraha
Cerpen
KARTU TAKDIR
Yumkiii
Cerpen
Bronze
Donat
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Harapan dari Sepiring Nasi
Saifoel Hakim
Cerpen
Cemas
AKKu
Cerpen
Bronze
Pukuc Kadit Odlas
Muhaimin El Lawi
Cerpen
Bronze
Salah Jalan
Fitri Yeni Musollini
Cerpen
Bronze
Keajaiban Dokter Risna
Syaa Ja
Cerpen
Bronze
Jejak Dunia Maya
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Arcanum Hall
jasmine
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
D 1 AM
Andriyana
Flash
Bronze
Sosok Bapak
Andriyana
Flash
Bronze
Si Gadis Berkucir Satu
Andriyana
Flash
"Jadi" Hamil, Enggak?
Andriyana
Flash
Bronze
Kedinginan
Andriyana
Flash
Bronze
Apa Makna Hujan Bagimu?
Andriyana
Skrip Film
Cahaya Diani
Andriyana
Flash
Bronze
Monyet Bersayap Kupu-kupu
Andriyana
Cerpen
Bronze
Cegukan
Andriyana
Flash
Pilot
Andriyana
Cerpen
Bronze
Si Kancil Dikeloni Kunti
Andriyana
Cerpen
Mati Itu Pasti; Lapar Itu Setiap Hari
Andriyana
Flash
Bronze
Microwife
Andriyana
Cerpen
Bronze
Burung-Burung Itu Tak Berkata Lagi
Andriyana
Cerpen
Bronze
Ini tentang Cinta; Mati
Andriyana