Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Si Kancil Dikeloni Kunti
0
Suka
12,441
Dibaca

Alkisah. Dahulu kala, di sebuah desa—desa yang pertanahannya belum ditumbuhi pepohonan beton menjulang; desa yang airnya belum mengalir berwarna kecokelatan di atas sungai-sungai beraspal—yang rimbun menghijau dengan pepohonan bambu dan tanah kecokelatan yang menguarkan petrikor sesaat langit memperhujankan, hiduplah seorang gadis bernama: Jeng Kelon, nirsufiks -i atau -kan, apalagi ditambahi dong.

Sebuah nama yang diberikan oleh orang tuanya dan ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Si Kancil Dikeloni Kunti
Andriyana
Cerpen
Bronze
KEDASIH
Alfi Riyatin
Flash
Bronze
Lampu Minyak di Kuburan
Risti Windri Pabendan
Komik
Wasiat Mengerikan
Cutiepie18
Cerpen
Bronze
Dia Menggali Kubur Sambil Bernyanyi
Habel Rajavani
Novel
ADA
Nunu
Flash
SEPULANG REUNI IBU SAKIT
Hans Wysiwyg
Flash
Kursi Kosong di Sebelahku
Listian Nova
Flash
Cinta Dalam Diam
Anisa Ae
Novel
JASAD DI DASAR JEMBATAN
Heru Patria
Novel
Jurnal Misteri
Ripki Aripianto
Novel
Liang Lahat
Khevin
Cerpen
Bronze
Teror Rumah Nenek
Yona Elia Pratiwi
Novel
Bronze
SINGGAH
Dwi Kurnia 🐻‍❄️
Cerpen
Bronze
Agus: Kutukan di Balik Gelap
Nyaa ko
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Si Kancil Dikeloni Kunti
Andriyana
Skrip Film
Cahaya Diani
Andriyana
Flash
Bronze
Monyet Bersayap Kupu-kupu
Andriyana
Flash
Bronze
Apa Makna Hujan Bagimu?
Andriyana
Cerpen
Bronze
Hal Ini Bisa Saja Terjadi
Andriyana
Flash
Bronze
Microwife
Andriyana
Flash
Bronze
Sosok Bapak
Andriyana
Flash
Bronze
Si Gadis Berkucir Satu
Andriyana
Cerpen
Bronze
Burung-Burung Itu Tak Berkata Lagi
Andriyana
Cerpen
Bronze
Cegukan
Andriyana
Flash
Bronze
Kedinginan
Andriyana
Cerpen
Bronze
Berlari dari Kematian
Andriyana
Cerpen
Bronze
Ini tentang Cinta; Mati
Andriyana
Flash
Sang Pemanggil
Andriyana
Flash
"Jadi" Hamil, Enggak?
Andriyana