Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Terputih Dalam Hitam
Suka
Favorit
Bagikan
3. Dokumen Yang Menghilang
Skrip ini masih diperiksa oleh kurator

FADE IN:

INT. PT RAKSA KARYA NUSANTARA – PAGI

Karyawan berlalu-lalang. Suara telepon berdering. Printer bekerja tanpa henti.

Di balik kaca ruang direktur, RAFSAN sedang menandatangani beberapa berkas.

Pintu terbuka.

ARGA masuk dengan wajah tegang sambil membawa sebuah map kosong.

ARGA

Raf... kita ada masalah.

Rafsan menghentikan pekerjaannya.

RAFSAN

Apa?

Arga meletakkan map di atas meja.

ARGA

Dokumen saham... hilang.

Rafsan terdiam.

RAFSAN

Sudah cek brankas?

ARGA

Sudah.

RAFSAN

Ruang arsip?

ARGA

Sudah.

RAFSAN

Bagian legal?

Arga menggeleng.

Pintu kembali terbuka.

DIMAS masuk tergesa-gesa sambil membawa laptop.

DIMAS

Backup digitalnya juga nggak ada.

Rafsan berdiri.

Ruangan mendadak sunyi.

CUT TO:

INT. RUANG ARSIP – SIANG

Lemari-lemari arsip dibuka.

Map demi map dikeluarkan.

Para staf ikut membantu mencari.

Tak ada hasil.

MONTAGE:

— Brankas dibuka.

— Komputer diperiksa.

— Hard disk dipindai.

— Arsip lama dibolak-balik.

Semuanya nihil.

CUT TO:

INT. LOBI KANTOR – SORE

Seorang KURIR datang membawa amplop cokelat.

KURIR

Kiriman untuk Pak Rafsan.

Resepsionis menerimanya.

CUT TO:

INT. RUANG DIREKTUR – SORE

Rafsan membuka amplop.

Di dalamnya hanya ada selembar kertas.

Close Up.

"Setiap dokumen memiliki harga."

Rafsan membaca ulang.

Ekspresinya berubah.

Arga dan Dimas saling berpandangan.

Tak seorang pun berbicara.

CUT TO:

EXT. GEDUNG KANTOR – SORE

Dari seberang jalan...

Seorang WANITA BERPAKAIAN HITAM berdiri di samping mobil mewah.

Wajahnya masih belum terlihat.

Ia memperhatikan gedung kantor Rafsan.

Senyum tipis muncul di bibirnya.

Ia masuk ke dalam mobil.

Mobil perlahan melaju meninggalkan lokasi.

CUT TO BLACK.

END OF SCENE.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)