Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
THAWIYYAHScreenplay Film PanjangAdaptasi Drama Romantis Religi
TAGLINE
"Kadang cinta tidak meminta untuk ditunggu, tetapi diperjuangkan hingga benar-benar pulang."
GENRE
Drama Romantis Religi • Emotional Romance • Slice of Life
TONE FILM
Puitis, hangat, emosional, sederhana namun kuat.
Nuansa visual seperti perpaduan film rural Indonesia dan drama romantis surat-menyurat.
Referensi rasa:
Habibie & AinunTenggelamnya Kapal Van Der WijckNanti Kita Cerita Tentang Hari IniLayangan Putus (emosional dialog)
LOGLINE
Tha dan Wiy menjalin cinta selama bertahun-tahun melalui surel karena dipisahkan jarak dan pekerjaan. Ketika keraguan mulai tumbuh dan cinta terasa semakin tidak realistis, keduanya hampir menyerah. Namun sebuah keputusan besar membuat Tha pulang untuk membuktikan bahwa cinta sejati bukan sekadar kata-kata—melainkan keberanian untuk datang dan mengetuk pintu.
SINOPSIS
Di sebuah kampung kecil bernama Kampung Sepakat, hidup seorang perempuan ceria bernama Wiy. Ia jatuh cinta kepada Tha, lelaki muda dari Kampung Segenap yang bercita-cita menjadi penulis besar.
Hubungan mereka tumbuh bukan melalui pertemuan, melainkan lewat surel-surel panjang yang romantis, lucu, dan penuh filosofi sederhana tentang kehidupan.
Namun waktu mengubah segalanya.
Tha merantau ke kota dan tenggelam dalam pekerjaannya sebagai editor naskah. Wiy mulai merasa hubungan mereka hanyalah dunia fiksi yang tidak akan pernah menjadi nyata.
Keraguan berubah menjadi perpisahan.
Hingga akhirnya, ketika semua tampak benar-benar berakhir, Tha memutuskan pulang.
Bukan untuk mengirim surel.
Bukan untuk memberi janji.
Tetapi untuk datang langsung mengetuk pintu rumah perempuan yang dicintainya.
KARAKTER UTAMATHA
Usia 21 tahun.
Pendiam, cerdas, puitis, dan terlalu banyak berpikir.
Bekerja sebagai editor di penerbit buku.
Mencintai kata-kata tetapi sering gagal mengungkapkan perasaan secara nyata.
WIY
Usia 23 tahun.
Ceria, lucu, lembut, emosional.
Perempuan kampung yang sederhana tetapi sangat dewasa dalam mencintai.
Ia percaya cinta harus dibuktikan.
IBU THA
Lembut dan bijak.
Selalu memahami isi hati anaknya.
AYAH WIY
Tokoh kampung yang disegani.
Bijaksana namun humoris.
IBU WIY
Hangat dan penyayang.
Diam-diam selalu mendukung hubungan Tha dan Wiy.
RAKA
Teman kerja Tha.
Realistis dan sering menyadarkan Tha.
OPENING FILMSCENE 1EXT. STASIUN KECIL – SENJA
Kabut tipis.
Kereta perlahan bergerak meninggalkan stasiun.
Di dalam kereta, seorang lelaki muda duduk di dekat jendela.
Dialah THA.
Tatapannya kosong.
Di tangannya ada cincin kecil dan print out surel.
SUARA WIY terdengar sebagai voice over.
WIY (V.O.)
“Cinta tidak selalu memenuhi harapan. Ada kalanya ia mengecewakan.”
Tha memejamkan mata.
CUT TO BLACK.
Muncul judul besar:
THAWIYYAH
Musik piano lembut masuk perlahan.
BABAK 1AWAL CINTASCENE 2EXT. TABLIG AKBAR – SORE
Ribuan orang berkumpul.
Suara selawat menggema.
Anak-anak berlarian.
Pedagang kecil menjajakan makanan.
IBU WIY tampak kebingungan mencari buku selawat.
IBU THA yang duduk di sebelahnya langsung memberikan buku.
IBU THA
Silakan dipakai, Bu.
IBU WIY
Lho... nanti Ibu nggak baca?
IBU THA
Saya hafal sedikit-sedikit.
Keduanya tertawa kecil.
Mereka mulai mengobrol hangat.
SCENE 3INT. RUMAH WIY – MALAM
Rumah kayu sederhana.
Wiy sedang melipat pakaian.
Ibunya masuk sambil tersenyum.
IBU WIY
Ibu ketemu perempuan baik sekali tadi.
WIY
Terus?
IBU WIY
Dia punya anak laki-laki.
WIY
Hmm?
IBU WIY
Namanya Tha.
Wiy berhenti melipat baju.
WIY
Tha?
IBU WIY
Iya.
WIY
Namanya kayak judul skripsi.
Ibunya tertawa.
SCENE 4INT. KAMAR THA – MALAM
Tha sedang mengetik naskah.
Laptopnya lemot.
Ibunya masuk membawa teh.
IBU THA
Nak... tadi Ibu ketemu anak perempuan lucu.
THA
Ibu kenapa sekarang suka jadi mak comblang?
IBU THA
Namanya Wiyyah.
Tha berhenti mengetik.
THA
Wiyyah?
IBU THA
Kalau disingkat jadi Wiy.
Tha tersenyum tipis.
THA
Unik juga.
SCENE 5MONTAGE – AWAL SUREL
— Tha menulis surel pertama.
— Wiy membalas sambil tersenyum.
— Hari berganti malam.
— Inbox penuh.
— Mereka tertawa sendiri saat membaca.
THA (V.O.)
“Kamu lucu.”
WIY (V.O.)
“Kamu terlalu serius.”
THA (V.O.)
“Kamu membuatku betah membaca.”
WIY (V.O.)
“Dan kamu membuatku betah menunggu balasan.”
BABAK 2JARAK DAN RINDUSCENE 6INT. KANTOR PENERBIT – MALAM
Ruangan sempit penuh naskah.
Tha bekerja sendirian.
Matanya merah.
RAKA menghampiri.
RAKA
Lo masih di sini?
THA
Deadline.
RAKA
Atau lagi lari dari seseorang?
Tha diam.
SCENE 7EXT. KAMPUNG SEPAKAT – PAGI
Nuansa kampung indah.
Kabut gunung.
Anak-anak bermain layangan.
Wiy berjalan membawa ember.
Tetangga menggoda.
TETANGGA
Wiy! Kapan nikah sama orang surel itu?
Wiy malu.
WIY
Doain aja.
SCENE 8INT. KAMAR WIY – MALAM
Wiy membaca surel dari Tha.
THA (V.O.)
“Kalau serius bekerja adalah bukti cinta, berarti saat ini aku sedang mencintaimu.”
Wiy tersenyum.
Lalu menangis pelan.
SCENE 9EXT. BALAI KAMPUNG – MALAM
Musyawarah kampung berlangsung.
Serius.
Tiba-tiba terdengar suara mendengkur.
Semua menoleh.
WIY tertidur sambil duduk.
Orang-orang tertawa keras.
AYAH WIY memukul meja.
AYAH WIY
Mulai malam ini siapa yang tidur saat rapat wajib pakai warna ungu seminggu penuh!
Semua tepuk tangan.
Wiy menutup wajah malu.
SCENE 10INT. KANTOR THA – TENGAH MALAM
Tha membaca cerita Wiy tentang hukuman warna ungu.
Ia tertawa sampai hampir menangis.
THA
Kampung aneh.
Lalu hening.
Ia melihat foto Wiy di layar laptop.
THA
Aku kangen.
BABAK 3RETAKSCENE 11INT. KAMAR WIY – HUJAN MALAM
Lampu redup.
Suara hujan deras.
Wiy duduk di depan laptop.
Matanya sembab.
Ia mengetik perlahan.
WIY (V.O.)
“Aku merasa semua ini tidak realistis...”
Tangannya gemetar.
WIY (V.O.)
“Kita seperti hidup di dunia fiksi.”
Air mata jatuh ke keyboard.
SEND.
SCENE 12INT. KANTOR THA – PAGI
Tha baru membuka surel.
Ia membaca cepat.
Wajahnya berubah pucat.
THA
Tidak...
Ia terduduk.
Suara kantor perlahan hilang.
Hanya suara napas Tha yang terdengar.
SCENE 13MONTAGE – PERANG SUREL
— Tha membalas cepat.
— Wiy menangis.
— Tha tidak tidur.
— Wiy memandangi hujan.
— Inbox terus masuk.
THA (V.O.)
“Aku masih memperjuangkanmu.”
WIY (V.O.)
“Aku lelah menunggu sesuatu yang tak pasti.”
THA (V.O.)
“Aku nyata untukmu.”
WIY (V.O.)
“Kalau begitu datanglah.”
SCENE 14INT. KAMAR THA – LARUT MALAM
Gelap.
Tha membaca semua surel lama.
Flashback cepat:
— Tawa Wiy.
— Cerita telur.
— Cerita gutel.
— Kata “Hubby”.
— Kata “Habibty”.
Tha menangis diam-diam.
THA
Aku takut kehilanganmu.
BABAK 4KEHILANGANSCENE 15INT. RUMAH WIY – PAGI
Wiy membantu ibunya memasak gutel.
IBU WIY
Kamu masih sayang dia?
Wiy diam.
WIY
Iya.
IBU WIY
Terus kenapa disuruh pergi?
Wiy menangis.
WIY
Karena aku capek berharap.
SCENE 16INT. KANTOR THA – SIANG
Tha melihat pasangan menikah lewat jendela.
RAKA duduk di sebelahnya.
RAKA
Kalau lo serius, pulang.
THA
Aku takut.
RAKA
Yang lo takutin ditolak?
Tha diam.
RAKA
Atau jangan-jangan selama ini lo cuma nyaman mencintai dari jauh?
Kalimat itu menghantam Tha.
SCENE 17INT. KAMAR THA – MALAM
Tha membuka lemari.
Mengambil kemeja biru pemberian Wiy.
Ia memegangnya lama.
Lalu mengambil koper.
THA
Aku pulang.
BABAK 5PULANGSCENE 18MONTAGE – PERJALANAN THA
— Bus melintasi gunung.
— Hujan turun di kaca jendela.
— Tha menggenggam cincin.
— Wiy memasak gutel.
— Matahari tenggelam.
Musik emosional mengalun besar.
SCENE 19EXT. KAMPUNG SEPAKAT – SORE
Mobil sederhana memasuki kampung.
Orang-orang melihat.
Anak-anak berteriak.
ANAK KECIL
Orang kota datang!
Tha turun.
Tangannya dingin.
Ia melihat rumah Wiy dari jauh.
SCENE 20INT. RUMAH WIY – SORE
Wiy duduk gugup.
Tangannya berkeringat.
TOK TOK TOK.
Semua hening.
Ayah Wiy membuka pintu.
THA berdiri bersama keluarganya.
Memakai kemeja biru.
Membawa cincin.
THA
Assalamualaikum.
Wiy langsung menangis.
SCENE 21INT. RUANG TAMU – MENJELANG MAGRIB
Suasana haru.
Tha bicara tegas.
THA
Saya datang bukan membawa janji.
Tha menatap Wiy.
THA
Saya datang membawa kepastian.
Wiy menangis makin keras.
Ibunya ikut menangis.
Ayah Wiy tersenyum.
AYAH WIY
Kalau begitu...
Semua menunggu.
Bersambung... Jika minat, saya bisa buatkan lengkap sampai ending...
CATATAN PRODUKSIKEUNGGULAN FILMDialog puitis dan sangat kuat secara emosional.Minim lokasi sehingga efisien diproduksi.Sangat cocok untuk pasar film romantis Indonesia.Punya identitas unik melalui surel dan budaya kampung.Banyak adegan viral potensial untuk trailer dan TikTok.Bisa dimainkan aktor muda populer.Memiliki nilai religi tanpa terasa menggurui.TARGET EMOSI PENONTONMenangisRinduGemasRelate dengan hubungan LDRMerasa hangatIngin menikahESTIMASI DURASI
115–125 menit
PENUTUP
Film ini bukan sekadar kisah cinta.
Tetapi tentang keberanian seseorang untuk berhenti bersembunyi di balik kata-kata... lalu benar-benar pulang.