Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Bayangin kamu buka Thawiyyah malam hari, lampu kamar udah dimatiin, tinggal suara hujan di luar jendela. Baru baca 3 halaman, dada kamu udah sesak. Bukan karena sedih, tapi karena rasanya. . . _kenal_.
*Ini bukan cerita cinta yang berteriak. Ini cerita cinta yang berbisik.*
Daud Farma nulis Thawiyyah kayak dia nyolong isi hati orang yang udah nunggu 5 tahun, 7 tahun, mungkin lebih. Lewat surel-surel pendek yang kadang cuma satu paragraf, kamu bakal ngerasain gimana rasanya jatuh cinta tapi nggak boleh kelewat batas. Gimana rasanya pengen chat panjang, tapi akhirnya cuma kirim "Jaga shalat ya."
*Yang bikin kamu nggak bisa berhenti baca itu kejujurannya.*
Wiy pernah nulis di tengah malam: _"Aku capek, Tha. Capek nunggu. Tapi kalau aku nyerah, aku takut Allah marah sama aku."_
Kamu baca itu, terus diem. Karena kamu pernah ada di posisi itu. Pernah nahan air mata pas buka chat yang kosong. Pernah doa di sujud terakhir