Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
Act 2 APAKAH DIA PANGERANKU?
SCENE 15
EXT. HALAMAN SEKOLAH DASAR – SIANG (2007)
Anak-anak berlarian saat jam istirahat. Suasana ramai.
CINDY (12), rambut panjang kusut, seragam sedikit kebesaran, berjalan sendiri sambil menunduk.
KEVIN (12) dan dua temannya menghampiri.
KEVIN
(sinis)
Dasar cewek jelek! Rambut dipanjangin kayak kuntilanak!
Kevin mendorong Cindy. Cindy hampir jatuh.
CINDY
(tertahan)
Kalau berani jangan sama anak perempuan.
Tiba-tiba sebuah tangan mendorong Kevin hingga terhuyung.
DAVIN (12)
Kalau berani, sama gue.
Kevin menoleh, terkejut.
KEVIN
Siapa lu? Anak baru songong amat!
DAVIN
Lu tuh banci. Beraninya cuma sama cewek.
Davin mendorong Kevin sampai jatuh. Kevin menangis dan berlari ke kelas.
Cindy terpaku. Davin berbalik menatapnya sebentar, datar… lalu pergi.
SCENE 16
EXT. TAMAN SEKOLAH – SIANG
Cindy duduk bersama RANI dan ARA.
RANI
Dia keren banget ya. Ganteng, putih, tinggi… katanya anak orang berada.
CINDY
Namanya siapa sih?
RANI
Davin Saputra.
Cindy menoleh ke arah Davin yang dikerumuni murid lain.
CINDY
(pelan, setengah bercanda)
Apa jangan-jangan dia pangeran impianku ya?
Ara menyenggol Cindy.
ARA
Eh, Cindy suka Davin!
Cindy memerah.
SCENE 17
INT. KELAS – SIANG
Ara berteriak sambil berlari.
ARA
Cindy suka Davin!
Anak-anak tertawa.
DISTY
(berteriak keluar kelas)
Davin! Ini si Cindy suka kamu!
Davin menoleh. Mata Cindy bertemu matanya.
Davin tersenyum.
Cindy terdiam. Jantungnya berdegup keras.
SCENE 18
EXT. KANTIN SEKOLAH – SIANG
Cindy membeli sosis goreng sendirian.
Davin dan teman-temannya datang.
GANI
Davin, mending sama Amanda aja. Cindy mah bego, kerjanya kabur sekolah.
Davin menoleh tajam.
DAVIN
Kalau menurut lu dia cantik, lu aja sama dia.
Gani terdiam.
Cindy mendengar semuanya. Tangannya gemetar.
SCENE 19
EXT. TAMAN SEKOLAH – SIANG
Cindy menghampiri Rani dan Ara.
CINDY
Kenapa ya jantung aku dag dig dug nggak jelas?
ARA
Lebay.
RANI
Tadi jajan bareng Davin ya?
Cindy mengangguk, lalu menceritakan kejadian tadi.
CINDY
Suatu hari aku bakal buktiin aku nggak bego.
SCENE 20
EXT. GANG RUMAH CINDY – SORE
Cindy dan Rani berjalan pulang.
Davin dan teman-temannya berjalan di belakang.
RANI
Kenapa Davin lewat sini ya?
Cindy hanya tersenyum.
Sesampainya di rumah, Cindy mengintip dari gerbang.
GANI
Cie, nganterin permaisuri ya?
DAVIN
Berisik. Gue jalan-jalan doang.
Cindy tersenyum malu.
SCENE 21
INT. RUMAH CINDY – SORE
Mama berdiri di belakang Cindy.
MAMA
Anak gadis Mama lagi lihatin siapa?
CINDY
Enggak! Ada kucing!
Cindy kabur ke kamar.
SCENE 22
EXT. TAMAN SEKOLAH – SIANG (HARI BERIKUTNYA)
Rafi menggoda.
RAFI
Cie pacarnya Davin!
Rani menutup telinga.
GANI
GR banget sih lu!
Rani lari ke taman.
CINDY
Ran, kenapa sih?
RANI
Aku belain kamu.
SCENE 23
INT. KELAS – SIANG
Hana mendekati Cindy.
HANA
Davin titip pesan. Katanya kamu ditunggu di perempatan habis pulang sekolah.
Cindy terdiam.
SCENE 24
EXT. JALAN PULANG SEKOLAH – SORE
Cindy, Rani, Ara berjalan.
ARA
Kamu datang kan?
CINDY
Aku takut. Aku nggak pantes.
Rani menepuk bahunya.
RANI
Aku senang kok kalau kamu bahagia.
Cindy menggeleng.
SCENE 25
EXT. GERBANG SEKOLAH – PAGI (ESOK HARI)
Cindy berpapasan dengan Davin.
Davin menatap dingin.
GANI
Sudah bagus ada yang suka, malah banyak tingkah.
Cindy menunduk.
SCENE 26
INT. KELAS – SIANG
ARA
Kemarin Davin nungguin kamu lama banget.
Cindy terdiam.
CINDY
Aku pikir… mustahil dia suka aku.
Air matanya jatuh.
SCENE 27
EXT. LAPANGAN SEKOLAH – SIANG (HARI KELULUSAN)
Davin bermain bola. Cindy menatap dari kejauhan.
CINDY (V.O.)
Ini mungkin terakhir kali aku melihatnya.
Rani berdiri di samping Cindy, menahan tangis.
SCENE 28
EXT. LAPANGAN – SENJA
Cindy menatap Davin untuk terakhir kalinya.
CINDY (V.O.)
Kita mungkin tak bersama.
Tapi terima kasih…
Kamu pernah membuat dunia kecilku terasa berarti.
FADE OUT.