Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
SMA Cinta Bangsa, sekolah swasta ternama. Di sekolah ini mereka akan sekelas dengan orang yang sama selama tiga tahun sampai kelulusan.
Nayaka yang memiliki latar belakang akademik yang bagus masuk di kelas 10 IPA 1 terdiri dari orang-orang unggul.
Sudah 1 semester berjalan Nayaka menjadi orang yang sangat berbeda, tidak mencolok seperti dulu, jarang bicara dan tidak menonjolkan kecerdasannya dan duduk dibangku paling belakang pojok kanan kelas. Bisa dibilang teman sekelasnya pun sering tidak menyadari keberadaannya.
Nayaka jarang memperhatikan guru yang sedang menerangkan melainkan memperhatikan teman-teman kelasnya mengamati karakter mereka. Dan menuliskan sebuah cerita yang mana merekalah tokohnya.
INT. KELAS 10 IPA 01 — PAGI
Kelas 10 semester 2, Kaisara temen sebelah Nayaka siswa yang paling biasa saja tiba-tiba menunjukan presentasi yang memukau dengan public speaking yang bagus.
Seisi kelas bertepuk tangan meriah terpukau dengan kaisara.
Kaisara berjalan ke bangkunya sambil menerima banyak pujian.
Kenzie, pria tinggi nan tampan juga terkenal yang duduk di dekat pintu paling depan memperlihatkan tatapan terpesona.
Athan, Pria tampan yang tidak populer duduk di kiri paling belakang. Memperhatikan Nayaka.
EXT. DEPAN GERBANG SEKOLAH — SIANG
Nayaka pulang sekolah, Kaisara memanggilnya dari belakang.
Nayaka berhenti dan menengok kebelakang. Terlihat Kaisara.
Kaisara dan Nayaka berbincang sambil berjalan.
Kaisara merangkul Nayaka...
Nayaka tersenyum palsu.Terlihat suasana sore disekitar sekolah yang hanya diramaikan oleh siswa dan civitas Sekolah karena jauh dari rumah penduduk.
EXT. KORIDOR SMA CINTA BANGSA — pagi
Kenzie berjalan didepan Nayaka menuju kelas mereka, Gibran datang melewati Nayaka, lalu merangkul pundak Kenzie. Gibran dan Kenzie merupakan teman akrab
INT. KELAS 10 IPA 1 — PAGI
Kenzie dan Gibran memasuki.pintu kelas dan disusul Nayaka dibelakangnya. Dikelas sudah ada beberapa siswa lainnya termasuk Kaisara. Nayaka melihat ke Kenzie dan tidak terlihat dia mencuri pandang ke arah Kaisara.
Nayaka duduk dibangkunya dan Kaisara menyapanya.
Nayaka meraba laci mejanya, mengambil buku khususnya yang berisikan cerita yang sudah dibuatnya untuk kisah Kenzie dan Kaisara. Nayaka membuka buku tersebut dan memikirkan cara agar Kenzie bisa tertarik dengan Kaisara agar cerita yang dibuatnya bisa berjalan.
Athan masuk kedalam kelas menatap ke arah Nayaka, melihat Nayaka yang sedang serius dengan bukunya itu.
EXT. DI LUAR KAMAR MANDI SEKOLAH — SIANG
Nayaka berdiri diluar kamar mandi pria menunggu Gibran. Gibran pun keluar Nayaka menarik lengan Gibran.
Gibran terheran gadis pendiam dan nolep dikelasnya mengajaknya bicara.
Nayaka melihat sekelilingnya dengan mata tajamnya yang ramai orang berlalu lalang.
Gibran mengikuti Nayaka dengan wajah yang penuh tanda tanya.
INT. AULA SEKOLAH — SIANG
Nayaka dan Gibran berhenti didalam aula sekolah.
Nayaka memberikan secarik kertas. Gibran menerimanya.
GIBRAN
Penawaran apa? Jadi pacar loe? (Tersenyum jail)
NAYAKA
serius, bantuin setiap gw minta bantuan dan gw bakal ngasih lihat elu jawaban tugas-tugas sekolah semua mapel.
Gibran tertawa
Gibran membalikan tubuhnya mengalihkan diri dari Nayaka.
Nayaka menarik kerah belakang seragam Gibran. Nayaka terlihat sangat tenang.
NAYAKA
Jangan pergi!
Nayaka telah menduga Gibran akan mengatakan hal itu. Nayaka melepaskan tarikannya dan berdiri di depan Gibran memberikan lembar folio yang terlipat dua ke tangan Gibran.
Nayaka pergi terlebih dahulu meninggalkan Gibran. Gibran tercengan folia yang diberikan Nayaka persis seperti tulisannya.
INT. KELAS 10 IPA 01 — SIANG
Bu Maya 35 tahun, guru kimia masuk ke kelas, semua murid duduk rapih.
Haidar, si ketua kelas berdiri dan membenarkan kaca matanya yang sedikit turun. Dia berjalan dari mengambil lembaran folio dari teman-temannya.
Nayaka melihat Gibran yang mengumpulkan folia darinya.
Ketua kelas selesai mengumpulkan dan menaruh tugas di meja guru.
BU MAYA
Terima kasih Haidar, silahkan duduk.
(Beat)
Seperti biasa kalian semua belajar otodidak. Saya akan memeriksa hasil tugas kalian.
Semua murid membuka buku kimianya. Dan setelah jam pelajaran sebentar lagi usai.
Bu Maya tanpa ada rasa curiga menatap Gibran dengan penuh rasa bangga. Seisi kelas bertepuk tangan dan mengeluarkan sorakan heboh. Semua murid tahu Gibran hanyalah benalu yang suka bergantung pada orang lain dan pastinya tugas miliknya bukanlah hasil kerjanya sendiri.
Bu Maya keluar jeda sedikit waktu menunggu guru selanjutnya datang.
Kenzie menatap Gibran yang duduk disampingnya dengan heran karena nilai mereka berbeda. Gibran pun yang merasa dilihat oleh Kenzie menjelaskan.
Kenzie percaya dengan mudahnya.
Gibran merogoh hpnya disaku celana dan mengambil kertas berisi nomor Nayaka di saku bajunya. memasukkan nomor itu dan memgirim pesan ke Nayaka.
GIBRAN : Gw terima tawaran loe, chat gw aja kalo butuh apa-apa.
Nayaka membaca pesan masuk dari Gibran. Bibirnya tersenyum tipis.
Athan dari jauh memperhatikan Nayaka.
INT. KELAS 10 IPA 01 — PAGI
Esoknya Nayaka mulai melancarkan rencananya.
Gibran duduk disamping Kenzie mendapat pesan masuk dari Nayaka.
NAYAKA : Buat Kenzie ke perpustakaan rehat nanti dan cari buku thinking fast and slow karya Daniel Kahneman. LAKUKAN TANPA BERTANYA!
Gibran langsung melaksankan yang diperintah Nayaka.
Kenzie yang sedang membaca buku teralihkan. Menengok ke Gibran.
Kenzie yang merasa lebih pintar dari Gibran tersinggung dan membuatnya ingin membaca buku itu.
INT. PERPUSTAKAAN SEKOLAH — SIANG
Nayaka dan Kaisara sedang belajar bersama.Tiba-tiba Nayaka melihat jam tangannya dan memasang wajah panik.
Nayaka berdiri dan melangkah pergi. Namun tiba-tiba berhenti dan Menatap Kaisara yang terus melihatnya.
NAYAKA
NAYAKA
Iya makasih lho Kai...
Nayaka pergi terburu-buru.
Kaisara pun menutup buku yang sedang dibacanya, lalu mengembalikan di rak buku seperti semula. Kaisara mencarikan buku yang ingin dibaca Nayaka.
Kenzie memasuki perpus mengelilingi rak-rak mencari Thinking Fast and Slow karya Daniel Kahneman.
Hingga pada rak yang dituju buku tersebut ketemu namun diwaktu yang sama Kenzie dan Kaisara berdiri berdampingan memegang buku yang sama pula. Membuat mereka menengok dan saling menatap.
Kenzie dan Kaisara saling melepaskan bukunya.Dan canggung satu sama lain
Kenzie yang pendiam dan Kaisara yang pemalu mengambil buku dan pergi begitu saja.
Athan yang sedari tadi melihat mereka berdua memperebutkan buku, mengambil buku itu. Memikirkan apa rencana Nayaka.
Cut to
EXT. KORIDOR SEKOLAH — SIANG
Nayaka berjalan dan berpapasan dengan Gibran. Gibran yang melihat Nayaka memegang tangan Nayaka untuk menghentikan langkahnya.
Nayaka pergi mengabaikan Gibran.
INT. KELAS 10 IPA 01 — SIANG
Pak Agam 50 tahun, guru Biologi berwajah datar masuk kelas.
PAK AGAM
Kumpulkan tugasnya!
Semua siswa berdiri mengumpulkan tugas masing-masing ke depan meja guru.
Usai itu. Pak Agam berdiri dan menulis dipapasn tulis nama-nama siswa perempuan secara vertikal dan sebelahnya nama-nama siswa laki-laki.
Vela- Eric
Yumna - Valentino
Carla - Thomi
Malika - Irfan
Qurila - Harish
Kaisara - Kenzie
Della - Deen
Adhisti - Haidar
Agnia - Charlos
Jean - Gibran
Gauri - Arlo
Zeela - Edwin
Oriana - Raka
Yeira - Danish
Nayaka - Athan
Kelas menjadi ramai mengomentari pasangan yang didapatnya. Ada yang senang dan ada pula yang kesal.
INT. RUANG GURU — SIANG (Flashblack)
Nayaka masuk ke ruang guru mencari meja Pak Agam. Melihatnya dan mendekat.
Pak Agam mengambil kertas dan pulpen.
PAK AGAM
Nih tolong buatkan kelompoknya (menyerahkan kertas dan pulpen Nayaka)
Nayaka tersenyum tipis dan menuliskan secara acak pasangan di kelas namun dengan sengaja membuat Kenzie dan Kaisara bersama. Yang terakhir namanya dia menulis pasangananya dengan nama yang tersisa.
INT. CAFE — SORE
Athan duduk di cafe yang sunyi sambil menatap ke kaca melihat kepadatan lalu lintas di kota. Tak lama kemudian Nayaka datang membawa perlengkapan untuk membuat Herbarium.
Nayaka menempelkan bunga kering yang dibawa Athan ke bingkai buatannya sambil ngedumel.
Tangan Nayaka berhenti sejenak. Matanya menatap Athan dengan tajam.
Cut to
INT. RUANG GURU — SIANG (Flashback)
Saat Nayaka berbicara dengan pak Agam Athan berada di ruang guru sedang mengepel karena terlambat masuk kelas.
Cut back to
NAYAKA
Gw tahu, elo Fathan Abizar Adhitama dan kita satu sekolah waktu SD. Kita pernah berteman di masa lalu.
Nayaka telah menyelesaikan Herbariumnya dan pergi. Athan hanya terdiam melihat Nayaka meninggalkannya.
Cut to
INT. KAMAR ATHAN — MALAM
Athan menatap foto masa kecilnya dengan Nayaka yang sangat ceria dan bahagia.
Athan sekarang merasa Nayaka orang yang pernah ia kenal telah banyak berubah seperti orang yang berbeda.
INT. KELAS 10 IPA 01 — PAGI
Nayaka memasuki ke kelas, di kelas sudah ada beberapa siswa termasuk Kenzie, kaisara dan Athan. Gibran datang memegang Es kopi di tangannya.
Kenzie meletakan herbarium diatas mejanya. Gibran datang dan menjatuhkanes kopinya diatas herbarium milik Kenzie dan Kaisara terlihat seperti tidak sengaja.
KENZIE
Anjir loe, herbarium gw!!
GIBRAN
Sorry, sumpah gw gak sengaja bro
Kaisara yang syok melihatnya menghampiri Kenzie.
KAISARA
Gimana nih Ken?
Gibran melirik ke arah Nayaka. Athan memperhatikan tatapan Gibran dan Nayaka.
INT. PERPUSATAKAAN — DAY
Kenzie dan Kaisar mendapat punishment dari Pak Agam untuk meringkas buku Botani Tumbuhan Tinggi karya Dr. Hasanuddin, M.Si ditulis tangan dikumpulkan setelah pulang sekolah. Kenzie dan kaisara pun mengerjakan bersama diwaktu istirahat dan mengambil celah dipelajaran lain untuk mengejar waktu.
Pulang sekolah akhirnya Kaisara dan Kenzie mengumpulkan di meja pak agam. Keluar dari ruang guru mereka terlihat lega, saling menatap dan tertawa bersama.
Dari kejauhan Gibran dan Nayaka memeprhatikan mereka.
GIBRAN
Ah gw ngerti sekarang, tujuan loe mau mereka deket kan.
Nayaka menatap Gibran dengan tatapan tajam.
NAYAKA
Enggak, liat aja nanti