EXT. TAMAN KAMPUS. MORNING
Kaisara duduk dibangku taman sambil membaca buku, dari jauh Kiara dengan wajah senang memanggil Kaisara dan berlari mendekatinya.
KAISARA
ada apa sih? seneng banget kayanya.
KIARA
iya gw lagi berbunga-bunga Kai.....tau kan Rayhan adiwijaya dari jurusan hukum?
KAISARA
tau lah, elu sering cerita tentang dia kan, si ketua itu?
KIARA
iya bener si ketua, kayanya gw suka deh ama dia.
Kaisara yang sedang minum tersedak saat melihat jam tangannya.
KIARA
minumnya hati-hati ih, kenapa dah kaget banget gitu?
KAISARA
gw baru inget jam 10 ada meeting ama anak-anak komunitas SS (sastra dan seni). gw pergi yah.
(BEAT)
dah.....
Kiara melihat jam tangannya
KIARA
sekarang masih jam setengah sepuluh kok Kaisara udah buru-buru aja.
INT. RUANGAN KOMUNITAS SEBAR KASIH. DAY
RAYHAN, (21) sedang duduk sendiri membaca buku, ia sedang bertugas menjaga ruangan. BAYU anak semester 1 salah satu anggota baru komunitas datang menghampiri Rayhan.
BAYU
assalamualaikum
RAYHAN
waalaikumsalam bro
BAYU
sibuk gak? mau ganggu nih
RAYHAN
sibuklah gw lagi belajar buat persiapan UTS. tapi boleh aja kalo mau ganggu sih
BAYU
bisa aja lu. sorry nih minta waktu bentar. jujur gw masih agak kurang ngerti masalah izin pembangunannya dah? kemarin elu ngejelasinnya pake istilah-istilah ekonomi jujur aja gw anak IPA dulu gak belajar ekonomi dan sekarang gw masuk jurusan matematika jadi gw awam banget ama hal-hal berbau ekonomi.
RAYHAN
oh iya yah, waktu itu gw seharusnya ngejelasin lebih sederhana dan umum sih, gak kepikiran nih sebelumya, anak-anak
yang lain jangan-jangan banyak yang gak ngerti juga lagi. berarti mereka ikut demo cuma ikut-ikut aja bukan karena paham permasalahannya dong.
(BEAT)
ok jadi gini, kenapa kita harus menentang pembangunan pabrik semen itu karena hal ini bakal banyak berdampak ke arah negatifnya bro, dibandingkan positifnya. okelah bener, dengan adanya pembangunan ini bakal membuka lapangan pekerjaan dan untuk proses pembangunannya pula akan menyerap banyak tenaga kerja yang terhitung membantu perekonomian masyarakat setempat. tapi, cuma sampai disitu keuntungannya karena faktanya indonesia mengalami kelebihan produksi (over suply) semen, yang mengakibatkan banyak semen-semen yang belum terjual dan akan mengakibatkan penumpukan produksi dan tentunya terjadi kurangnya pemanfaatan kapasitas parusahaan yang bisa berujung pada inflasi, yang pada akhirnya akan banyak terjadi phk, dan kenaikan harga yang tidak terkendali.maka
ujung-ujungnya hanya menghasilkan penurunan perekonomian negara. sekarang ngerti kan?
BAYU
(mengangguk)
oh gitu, paham-paham.
EXT. RUANG KOMUNITAS SS. DAY
kaisara duduk di depan ruang komunitas SS. KEMAL, (21) yang memegang kunci ruangan datang.
KEMAL
Kaisara,getol banget udah dateng aja. masih 20 menit lagi lho meetingnya.
KAISARA
iya Kemal,gw gak nyadar jam gw mati di jam 10 lewat 5. jadinya gw buru-buru kesini dan baru sadar, tapi mager buat pergi kemana-mana lagi.
KEMAL
oalah, pantesan kesambet apa si Kaisara dateng gak tepat waktu.
KAISARA
hahah,iya gw emang memperhitungkan jarak, kecepatan dan waktu. jadi kalo dateng meeting gak pernah lebih atau kurang.
KEMAL
wah ketahuan elu pasti orangnya perhitungan, waktu aja elu perhitungin.
KAISARA
(suara meninggi)
enak aja gak gitu juga kali!
KAK ROY, 23 tahun ketua komunitas datang dengan membawa setumpuk buku sastra yang menutupi wajahnya.kaisara dan kemal langsung membantu meringankan buku-buku yang dibawa Kak Roy.
KAISARA
Kak Roy kok ngambil bukunya sendirian gak ngajak siapa gitu buat bantuin atau pake hand pallet gitu.
KAK ROY
tadinya sih udah ngajak orang, eh pas ngeliat sesuatu orangnya malah pergi.
kemal mengusap lehernya merasa tersindir dengan ucapan Kak Roy.mengantisipasi kak roy menyebutkn namanya kemal mengalihkan pembicaraan.
KEMAL
eh bentar lagi jam sepuluh nih, ayo kita beresin buku-bukunya dulu sebelum meeting.
KAISARA
iya bener, yuk rapihin bukunya
Kaisara masuk terlebih dahulu ke ruangan komunitas, setelah itu Kak Roy menampakan wajah kesalnya ke Kemal karena telah meniggalkannya sendiri. Kak Roy menggoda Kemal yang sedang naksir Kaisara.
KAK ROI
bucin lu, naksir dia kan, mau gw sampein.
KEMAL
jangan Kak, sorry tadi kaki gw reflek buat belok.
KAK ROI
ngeles aja lu!