Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Dersik
Suka
Favorit
Bagikan
1. Bagian #1

EXT. DI SEBUAH LEMBAH, DI LUAR KABIN — SENJA

ELEA (21 tahun) dan teman baristanya, JOY (30 tahun) mengamati dari kejauhan. Dua orang berseragam polisi tampak berjaga di sisi kanan-kiri pintu kabin. Seorang petugas penginapan mengetuk pintu, dengan seorang polisi berpakaian di sampingnya. Tiga kali mengetuk, akhirnya pintu terbuka. ARDAN (58 tahun) tampak keluar dengan tampang lusuh dan tak berdaya. Polisi menunjukkan lencana dan surat penggeledahan, dan dengan sigap dua orang bersenjata meringkusnya. Pria paruh baya itu berontak, berusaha melepaskan diri. Ia menyarangkan pukulan dan tendangannya ke arah petugas. Ardan berhasil melepaskan diri dan berlari. Namun tak sampai sepuluh langkah, sebuah tembakan meletus. Sekali ke udara, sekali ke arah tubuhnya. Ardan pun roboh.

Elea berteriak lalu menangis. Joy merangkulnya lalu menariknya menjauhi tempat itu.

DISSOLVE TO:

FLASHBACK

INT.KAFE KAHYANGAN — MALAM

Elea menelungkup di meja dekat kasir. Di depannya layar laptop menyala. Joy berusaha membangunkannya.

JOY

(menepuk pundak Elea perlahan)

Bangun, antarkan kopinya.

Elea mengangkat kepalanya. Matanya memerah karena kantuk. Ia menguap lebar.

ELEA

(mengintip dari balik meja)

Dia lagi? Kenapa selalu datang semalam ini?

ELEA (D’CONT)

(melirik arloji)

Hampir jam sebelas ini.

JOY

Nggak usah berisik. Antarkan saja.

Elea menggerutu tetapi tak membantah. Ia mengambil nampan dan berjalan mengantarkan kopi.

ELEA

(meletakkan kopi di meja)

Silakan, Pak. Ada pesanan lain?

ARDAN

Tidak.

ELEA

Maaf, Pak. Kami close order pukul sebelas. Eh, maksud saya, tutup pukul sebelas.

ARDAN

(menoleh dengan tampang dingin)

Lalu?

ELEA

(tersenyum bingung)

Hanya memberi tahu, Pak. Ini sudah kurang lima belas menit dari pukul sebelas.

ARDAN

Ya.

Elea mengangkat bahunya, lalu kembali ke balik meja kasir. Ia kembali menguap lebar. Menggoyang mouse laptopnya hingga layarnya kembali menyala.

ELEA

(menggerutu)

Siapa sih, dia? Lagaknya kayak orang penting sejagat saja.

JOY

Yang pasti orang kaya. Hanya orang kaya yang punya mobil semewah itu, kan?

ELEA

Mobil apa?

JOY

Sejenis SUV. Aku nggak hafal serinya. Eh, gimana skripsimu?

ELEA

Masih di pembahasan. Dosenku belum juga ACC. Sialan.

JOY

Masih banyak yang salah?

ELEA

Ya, gitu. Aku nggak ngerti di mana salahnya. Kalau hari ini sudah kurevisi, besoknya pasti masih disalahin. Besok kurevisi sesuai permintaannya, eh salah lagi di bagian lain. Nggak ngerti gimana maunya dosen satu itu.

JOY

Sabar.

ELEA

Terpaksa semester ini bayar SPP lagi. Mana Ibu sakit, seminggu ini nggak bisa jualan. Bapak sudah jelas nggak bisa diharapkan, dia juga butuh obat. Adikku tahun depan masuk SMP. Harus gimana nyari duitnya?

JOY

Nanti ada jalannya.

Terdengar suara derum mobil di luar kafe. Elea dan Joy keluar dari balik meja kasir. Mobl SUV mundur perlahan, meninggalkan halaman kafe. Menyisakan kilat lampu yang menyilaukan dari balik kaca kafe.


FADE OUT

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)