Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
INT. Rumah Nia - 8.20
Pintu pagar berwarna putih yang begitu tinggi berada di depan Dika
Dika seakan terlihat sangat kecil jika dibandingkan dengan pagar putih tersebut
Rumput hijau dan halaman yang begitu luas menunggu di balik pagar tersebut
Dika menekan sebuah tombol penyalur suara dan memberikan salam di depan pagar rumah
Beni (27) bekerja sebagai penjaga rumah ibu Nia
Beni berada di ruang operator dan menjawab pesan Dika melalui alat penyalur suara
Beni menghampiri Dika dan membukakan pintu untuknya
Beni mempersilahkan Dika masuk dan menunggu di halaman depan
Beni meninggalakan Dika dan kembali ke ruang operator
Tidak lama kemudian datang seorang perempuan yang cantik jelita dari dalam rumah dan memanggil nama Dika
Raut wajah Nia tiba-tiba berubah seakan menjadi seperti terlihat sedih
Nia mengajak Dika untuk masuk ke dalam rumah
INT. ruang tengah rumah nia
Dika melihat berbagai macam hiasan dinding yang terdiri dari piring-piring kaca
Dika dalam hati menilai barang-barang pecah belah ini pasti mahal
Nia meminta Dika untuk menunggu di bangku ruang tengahnya
Nia berjalan ke sebuah kamar yang ada di sebelah kiri Dika
Nia membuka sebuah pintu kamar
Dika tidak sengaja melihat isi kamar tersebut
Ada orang yang sedang terbaring di kasur
INT.kamar ibu nia
Nia membuka sebuah lemari
Nia melihat sebuah kotak
Nia membuka kotak itu dan ada sebuah dompet kecil berwarna merah dan ada gambar minnie mouse yang biasa dipakai oleh anak umur 10 - 15 tahun
Nia menutup kembali kotak itu dan membawanya keluar
INT. RUANG TENGAH RUMAH NIA
Nia membawa kotak tersebut kehadapan Dika
Nia memperlihatkan barang yang Dika cari
Dika terkaget ternyata dompet anak kecil yang harus Dika ambil
Dika bertanya kepada Nia tentang keberadaan ibu ani
Nia akhirnya menjelaskan ibu ada di kamar
Nia mengajak Dika untuk bertemu ibu ani
Nia dan Dika berjalan ke kamar ibu Ani
Dika kaget melihat kondisi ibu Ani saat ini
Air mata Dika tiba-tiba menetes
Dika lalu menghampiri ibu ani dan mencium tangan kanannya yang sudah tidak bisa bergerak
Dika menyampaikan permohonan maaf kepada ibu ani karena baru bisa mengunjungi ibu ani pada tahun ini
Tanpa disadari oleh Dika ibu ani meneteskan air mata
Nia mengambil sebuah tisu dan menghapus air mata sang ibu
Dika salim untuk pamit kepada ibu ani karena harus melanjutkan perjalannya
Tanpa diduga jari manis tangan kanan ibu ani bergerak menyentuh tangan Dika
Dika dan Nia terkaget
Nia tiba-tiba menangis karena ibunya menunjukkan perkembangan yang baik
Dika mengambil tisu di tangan kiri sedangkan tangan kanannya berusaha merangkul pundak Nia untuk menenangkannya
Setelah Nia berhenti menangis Dika menuntun Nia keluar kamar menuju ruang tengah
Dika memberikan semangat kepada Nia dan yakin aja kalau ibu pasti bisa sembuh lagi
Nia berusaha menghapus air mata dengan kedua tangannya
Dika mengusap kepala Nia
Nia bersandar ke bahu Dika
Tangan kanan Dika mengusap kepala sedangkan tangan kiri mengusap punggung Nia
Perlahan emosi Nia mereda dan melepaskan pelukannya
Nia mengucapkan terima kasih lagi kepada Dika karena sudah datang ke rumahnya
Nia memberikan kotak yang tertinggal di ruang tengah
EXT. Di depan Mobil dika - 09.00 wib
Dika sudah berada di samping mobil dan menuliskan sebuah pesan
Dika mengirim pesan kepada Kenna
Tiba-tiba kaca mobil terbuka dan bayu memanggil Dika menyuruh cepat masuk dan menanyakan yang terjadi di dalam
Dika mengirim pesan kepada Kenna dan menceritakan yang telah terjadi dengan ibu Ani
Dika membaca pesan Kenna tetang barang kedua yang harus ia cari
Bayu bertanya harus kemana lagi
Ketika di dalam mobil bayu memuji Dika ternyata mixtape lu keren-keren ya isi lagunya
Dika dan bayu melanjutkan perjalanan ke rumah teman kecilnya di daerah bintaro
Barang ke dua Binder yang ada di rumah sahabat kecilnya